Kemendag Sebut Harga Minyak Goreng Rp 25.000 per Liter Masih Wajar

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemendag Sebut Harga Minyak Goreng Rp 25.000 per Liter Masih Wajar

Thursday, March 17, 2022 | March 17, 2022 WIB Last Updated 2022-03-17T14:27:32Z

 


 Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mencabut kebijakan mengenai Harga Eceran tertinggi (HET), untuk komoditas minyak goreng kemasan. Kini harga minyak goreng tersebut disesuaikan dengan mekanisme pasar.



Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan, mengatakan isu kelangkaan jadi alasan Kemendag mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng kemasan Rp 14.000 per liter.

“Isu kelangkaan harus diselesaikan, begitu dibuka tidak langka. Karena isu kelangkaan berdampak banyak, sehingga lebih bahaya dan kita harus mengambil kebijakan yang lebih baik,” kata Oke kepada Liputan6.com, Kamis (17/3/2022).

Dirjen PDN pun menjelaskan lebih lanjut terkait konsep mekanisme pasar. Menurutnya,  mekanisme pasar adalah harga keekonomian yang disesuaikan dengan kondisi pasar itu sendiri.

Artinya, harga keekonomian akan dihitung mulai dari biaya produksi, harga CPO, hingga pengemasan produk. Kata Oke, harga minyak goreng yang wajar itu dikisaran Rp 19.000 hingga Rp 25.000 per liter.

Kemampuan Konsumen

Tampak gerai minyak goreng di salah satu ritel di Bogor masih kosong. Liputan6.com/Arief
 Perbesar
Tampak gerai minyak goreng di salah satu ritel di Bogor masih kosong. Liputan6.com/Arief

Namun, bukan berarti harga tersebut menjadi patokan. Pihaknya pun tidak mempermasalahkan jika harga minyak goreng kemasan di pasaran mahal, melainkan kembali lagi pada kemampuan konsumen dan perhitungan dari harga keekonomian produsen.

“Minyak goreng itu saya perkirakan harga wajarnya itu di tingkat Rp 19 ribu sampai Rp 25 ribu, dari curah sampai premium. Pasar terdiri dari supply and demand. Walaupun pasokan banyak, kalau permintaannya nggak mau, ya nggak mau,” pungkasnya. 

×
Berita Terbaru Update