histats.com

 


Tak Digaji 8 Bulan, Seorang Guru Honorer Tengah Hamil Tua Dipecat Tanpa Peringatan Saat Masuk Kelas

 Kesejahteraan guru honorer memang sering kali masih memprihatinkan. Mulai dari pemecatan hingga gaji rendah masih menjadi masalah serius.



Belum lama ini, seorang guru honorer yang tengah hamil tua harus menelan pil pahit lantaran dipecat tanpa peringatan. Bahwa ia dipecat saat tengah memasuki kelas.

Melansir dari akun Instagram @borobudur_media, Nella siahaan adalah guru kelas enam dalam kondisi hamil tua. Ia mengajar di SDN 095179 Bah Tangan Kecamatan Simandik, Smalungan, Sumatera Utara.

"Pada hari Jumat tanggal 25-02-2022 dia (Nella) seperti biasa ingin masuk ke dalam ruangan dan tiba-tiba dicegat oleh PLT (Pengawas Sekolah) tersebut, dan mengatakan bahwa dia tidak usah masuk lagi karena dia sudah mau melahirkan," tulis akun tersebut.

"Lantas Mella Siahaan mempertanyakan bahwa dia berhenti hanya sementara waktu untuk lahiran atau bagaimana, dan PLT itu mengatakan dia di berhentikan untuk selamanya," imbuhnya.

Nella sendiri tak pernah diperingati atau diberitahu akan diberhentikan. Ia juga tak mengetahui kesalahan apa yang membuatnya diberhentikan.

Menurut akun Instagram tersebut, Nella sendiri telah 3 tahun mengabdi di sekolah tersebut. Terlebih lagi, ia sudah tak digaji selama 8 bulan.

"Hanya mengharapkan penerimaan P3K dan itupun langsung dipecat PLT tersebut dan honorer tersebut pun dalam kondisi hamil tua," imbuh akun tersebut.

Pemberitaan tentang guru honorer yang diberhentikan tanpa peringatan itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.

Guru honorer hamil dipecat (instagram.com/borobudur_media/)
Guru honorer hamil dipecat (instagram.com/borobudur_media/)

"Semoga dapat kerjaan baru setelah melahirkan yang gajinya berkali kali lipat dari guru honorer," komentar warganet.

"Kasihan memprihatinkan nasib guru-guru honor tolong pemerintah untuk lebih diperhatikan nasib guru guru honor," imbuh warganet lain.

"Mudah-mudahan dengan viralnya berita ini, masalahnya akan terselesaikan dan si ibu guru dapat mengajar lagi di sekokah tersebut," tulis warganet di kolom komentar.

"Miris sekali kondisi guru-guru honorer di daerah pedesaan. Mudah-mudahan di mudahkan segala urusannya dan lekas menemukan titik temunya," timpal lainnya.

Saat berita ini dibuat, unggahan tersebut telah dikomentari puluhan kali oleh warganet.

More Articles

 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Digaji 8 Bulan, Seorang Guru Honorer Tengah Hamil Tua Dipecat Tanpa Peringatan Saat Masuk Kelas"

Post a Comment