histats.com

 


Kanker Suami Parah, Istri Nekat Lahiran Lebih Awal, 35 Menit Suami Peluk sang Bayi Lalu Meninggal

 Seorang istri rela melahirkan lebih awal demi suaminya yang sakit kanker agar bisa bertemu anak laki-lakinya untuk yang terakhir.



Perjuangan seorang istri bernama Haley Parke ini mendapat reaksi luar biasa dari warganet setelah kisahnya viral di media sosial.

Bahkan seluruh tim medis rumah sakit Harrford Amerika Serikat pun menangis melihat perjuangan Haley Parke dan suaminya John Brinton Parke.

Berbagi di akun Facebooknya, Haley Parke menceritakan bagaimana ia berjuang untuknya mewujudkan impian sang suami melihat anak kedua mereka lahir.

Diceritakan Haley, pada hari Minggu sang suami John Brinton Parke sudah dilarikan ke rumah sakit.

Penyakit kanker yang diidap sang suami sudah mencapai tahap akhir dan mustahil untuk disembuhnya.

Haley Parke bersama sang suami John Brinton Parke semasa hidup (Facebook Haley Parke)

Bahkan dokter mengatakan jika kesempatan hidup sang suami hanya tinggal hitungan hari.

Mendengar hal itu, Haley merasa sedih.

Pasalnya ia baru akan melahirkan anak kedua yang dinantikan John ini tiga minggu lagi.

Tak ingin melewatkan kesempatan, Haley lantas berkonsultasi pada dokter dan memutuskan untuk melahirkan lebih awal.

" Suamiku Jb masuk hari Minggu ke rumah sakit Hartford dengan komplikasi dari kankernya.

Rabu, kami menerima kabar bahwa prognosis 6 bulannya sekarang berubah menjadi hitungan hari.

Dengan tanggal jatuh tempo putra kedua kami 3 minggu lagi, saya dan suami tahu meminta induksi adalah hal yang tepat untuk dilakukan.

Tanpa ragu, tim dokter ICU berkomunikasi dengan kepala tenaga kerja dan dokter pengiriman risiko tinggi.

Mereka menawarkan saya induksi segera setelah saya siap." tulis Haley, dikutip TribunnewsMaker.com dari akun Facebooknya, Rabu (22/12/2021).

Sebelum menjalani operasi caesar, Haley menyempatkan waktu bertemu sang suami.

Haley meminta agar sang suami bertahan dan menunggunya dan sang buah hati.

Dan benar saat hendak menjalani operasi, dokter mengabarkan kondisi suami Haley semakin menurun dan menurun.

Para tim dokter tak memiliki pilihan dan degan cepat melakukan persalinan.

"Aku mencium selamat tinggal suamiku dan mengatakan kepadanya untuk kuat dan bertahan demi aku dan bayinya.

Dia bilang dia akan melakukannya.

Kami memulai proses induksi Rabu malam dengan harapan persalinan cepat dan melahirkan.

Rencana-rencana itu berubah dalam sekejap ketika tim dokter ICU memasuki kamar saya Kamis pagi pukul 8 pagi dengan berita bahwa Jb menurun dengan cepat dan memiliki hitungan beberapa jam.

Itu baik bagian-c saat itu, atau Jb tidak akan memiliki kesempatan untuk bertemu putra kami." kenang Haley.

Bayi Haley dilahirkan 3 minggu lebih awal demi bisa bertemu ayahnya yang sakit kanker (Facebook Haley Parke)

Dan benar, 20 menit kemudian bayi Haley telah lahir ke dunia dengan selamat.

Dengan cepat dokter mengizinkan Haley mencium bayinya dan langsung membersihkan dan berlari menyerahkan pada John.

"Dalam hitungan harfiah satu menit, saya berada di OR, dan hanya dalam 20 menit kemudian, putra kami lahir.

Dia diberikan kepada saya untuk ciuman cepat, dan kemudian tim dokter dan perawat berlari dia naik 2 lantai, dan dia diletakkan di dada ayahnya." tulis Haley lagi.

Dan benar melihat putra keduanya lahir, John terlihat begitu bahagia.

Ia memiliki kesempatan memeluk bayinya yang diletakkan perawat di dadanya.

John yang awalnya memburuk, akhirnya mulai stabil dan tenang.

"Keajaiban dari semua ini? Ketika bayi kami diletakkan di dada Jb, alat vital Jb semua langsung membaik.

Dia juga mengakui putra kami ada di sana dengan membuat gerakan kepala kecil dan erangan manis." kata Haley terharu.

Sementara itu, Haley yang nmasih di ruang operasi pun langsung mendapat jahitan dari dokter dengan cepat.

Setelahnya ia langsung bergegas menyusul suami dan bayinya tersebut.

Melihat impian sang suami terwujud, Haley hanya mampu menangis haru.

Dalam hati Haley mengaku telah ikhlas jika waktu sang suami menang benar-benar telah habis.

Dan benar, John memeluk bayinya hanya sekitar 35 menit lalu menghembuskan nafas terakhirnya.

John Briton Parke meninggal dunia pada 2 Desember 2021 dan meninggalkan seorang istri dan dua orang putra.

Melihat perjuangan suami istri ini, seluruh tim rumah sakit ikut menangis pilu.

Sepanjang hari tak ada dokter maupun perawat yang memiliki mata kering.

Mereka semua menangis melihat perjuangan Haley mempertaruhkan nyawanya melahirkan lebih awal demi suaminya yang sakit kanker.

Dan setelah melahirkan, Haley harus menerima kenyataan sang suami benar-benar meninggalkannya untuk selamanya.

Namun meski begitu, Haley dan semua orang merasa bersykur lantaran John sempat bertemu putranya sebelum meninggal dunia.

"Dari ruang OR ke ruang ICU, ada ratusan dokter dan perawat terharu melihat kami melalui proses ini dengan mudah.

Tidak satu pun dari mereka yang memiliki mata kering sepanjang waktu.

Beberapa dari mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak akan pernah melupakan tindakan tanpa pamrih ini.
Beberapa menyebut tindakanku berani dan heroik.

Aku hanya menyebutnya cinta.

Aku bertindak karena cinta.

Saya percaya kepada Tuhan bahwa ini adalah bagian dari rencananya, dan saya melakukan apa yang harus saya lakukan, karena cinta, untuk memenuhi keinginan terakhir suami saya.

Sampai saat induksi, kami belum memiliki nama yang diambil.

Aku tahu dalam hatiku itu hanya tepat untuk menghormati suamiku.

Jadi, dengan senang hati saya mengumumkan kelahiran putra kami yang pemberani dan luar biasa, John Beeson Parke (Jb).

Selamat datang ke dunia baby Jb.

Kisahmu benar-benar sebuah keajaiban." tutup Haley.

Sontak unggahan Haley mendapat ratusan ucapan kekaguman dari warganet.

Tak sedikit yang mendoakan Haley untuk terus semangtat berjuang melanjutkan hidup bersama kedua anaknya. (TribunewsMaker.com/OctaviaMonalisa)

More Articles

 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kanker Suami Parah, Istri Nekat Lahiran Lebih Awal, 35 Menit Suami Peluk sang Bayi Lalu Meninggal"

Post a Comment