histats.com

 


Link Video Pria Membanting Anak Kecil di Jalan Beraspal yang Viral Diduga ODGJ

 Video berdurasi 30 detik tersebut memperlihatkan suasana normal pada umumnya di suatu kawasan pemukiman warga.



Tampak seorang wanita berjalan sambil membawa payung. Sementara anak-anak bermain di depan rumah.

Namun tiba-tiba suasana berubah mencekam.

Disertai suara gong gongan anjing dan teriakan warga, ibu yang berjalan membawa payung tersebut tiba-tiba menoleh ke belakang dan masu ke dalam rumah.

Sementara anak-anak yang bermain berhamburan lari masuk ke dalam rumah.

Saat anak-anak sedang berlari muncul seorang pria yang tiba-tiba menarik satu anak.

Lalu anak kecil tersebut dibanting ke jalan beraspal.

Aksi keji tersebut terjadi hingga terdengar suara teriakan histeris warga.

Dua orang pria menggunakan pakai berwarna kuning dan kehijauan datang menyelamatkan anak tersebut.

Namun pria yang membanting anak lalu lari.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi.

Suara teriakan, tangisan dan histeris warga tak henti-hentinya bergema pada situasi itu.

Belum diketahui pasti lokasi dibantingnya anak kecil tersebut dimana.

Link video diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membanting anak kecil dapat di akses melalui channel youtube.

Sejumlah akun youtube telah menguploadnya.

Satu di antaranya akun Youtube dengan nama Ponco Budiyanto.

Perlu perhatian video tersebut berisi aksi kekerasan.

Meski telah dilakukan sensor, diimbau untuk tidak memperlihatkan pada anak yang masih berada di bawah umur.

Ayah Banting Balita di Medan

Aksi membanting anak juga terjadi di Indonesia.

Baru-baru ini seorang anak perempuan belum genap berusia tiga tahun meninggal dunia di tangan ayah kandungnya sendiri.

Balita malang tersebut berinisial R.

Ia tewas setelah dibanting oleh pelaku berinisial F (31) yang merupakan ayah kandungnya.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah mereka Jalan Pasar V Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Kamis, 28 April 2022 malam.

Disadur dari Tribun Medan, PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa menjelaskan motif kejadian pembunuhan itu terjadi lantaran sang ayah merasa kesal terhadap anak pertamanya itu.

"Korban muntah-muntah. Yang bersangkutan merasa kesal, karena anak kandungnya ini mengganggu tidurnya tengah malam," kata Fathir kepada Tribunmedan.com, Jumat, 29 April 2022.

Ia mengatakan, merasa kesal anaknya rewel pelaku pun langsung menggendong anaknya dan membantingnya.

Ibu korban yang saat itu sedang berada di dalam rumah sempat menghalangi namun upayanya sia-sia.

"Si bapak merasa kesal sehingga membanting anak ini sebanyak dua kali. Saat kejadian disaksikan juga oleh ibunya dan sempat mencoba menghalangi," sebutnya.

"Tetapi karena si bapaknya ini emosi, sehingga tidak mampu menghalangi perbuatan si bapak," sambungnya.

Fathir mengatakan, korban yang sempat sesak nafas setelah dibanding langsung dilarikan ke rumah sakit.

Namun, sesampainya di rumah sakit korban pun dinyatakan meninggal dunia.

"Setelah dibanting sempat dibawa ke rumah sakit. Sesampainya di sana jiwanya sudah tidak tertolong, si anak yang umurnya belum genap berusia tiga tahun itu meninggal dunia," bebernya.

Lebih lanjut, mantan Kapolsek Medan Baru ini menjelaskan, pihaknya masih akan mendalami lagi terkait informasi dugaan pelaku sering melakukan penganiayaan terhadap anaknya.

"Ini masih akan kita dalami lagi, nanti akan kami lakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap si bapak, mengenai informasi apakah si bapak sudah sering melakukan penganiayaan terhadap anaknya," ucapnya.

Terkait perbuatan, saat ini pelaku sudah ditahan di Polsek Percut Sei Tuan dan akan segera di bawa ke Polrestabes Medan.

"Pelaku pasti akan dilakukan penahanan, terhadap pelaku terancam hukuman sembilan tahun penjara akibat perbuatannya," pungkasnya.

More Articles

 


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Link Video Pria Membanting Anak Kecil di Jalan Beraspal yang Viral Diduga ODGJ"

Post a Comment