Sosok Fia, Perawan 19 Tahun Dinikahi Kakek 61 Tahun, Kisah Cintanya Viral di Media Sosial

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sosok Fia, Perawan 19 Tahun Dinikahi Kakek 61 Tahun, Kisah Cintanya Viral di Media Sosial

Saturday, May 21, 2022 | May 21, 2022 WIB Last Updated 2022-05-22T04:35:18Z

 


 Video dan foto-foto pernikahan seorang cewek 19 tahun dengan duda berusia 61 tahun viral di media sosial (medsos).



Peristiwa pernikahan pasangan beda usia cukup jauh itu merupakan peristiwa nyata dan telah dikonfirmasi oleh pihak dusun setempat.

Sosok cewek 19 tahun dalam pernikahan itu diketahui bernama Fia Barlianti. 

Sedangkan pengantian pria yang berusia 61 tahun dan berstatus duda, bernama H Sondani.

Dari unggahan yang dibagikan @undercover.id, terlihat pria usia 61 tahun bernama H Sondani itu tampak diarak oleh banyak orang yang ikut merasakan bahagia.

Ia menikahi seorang gadis berumur 19 tahun dan memberikan Mahar yang cukup fantastis.

Mahar pernikahan di antaranya, mas kawin Rp 500 juta, rumah, mobil, hingga umrah untuk keluarga istrinya.

H Sondani diketahui merupakan seorang juragan tanah sehingga memberikan mahar fantastis.

Momen sakral pernikahan keduanya tampak dihadiri oleh tetangga dan keluarga.

Setelah menikah, pasangan itu pun diketahui berbulan madu ke Guci, Tegal.

Kuwu atau Kepala Desa Tegalgubug Lor, Dodo Widodo, mengakui mempelai wanita merupakan salah seorang warga desa yang dipimpinnya.

Menurut dia, pernikahan kakek Sondani dan Fia tersebut digelar pada Rabu (18/5/2022) kira-kira pukul 10.00 WIB di musala di samping rumah mempelai wanita.

"Mempelai wanita benar warga saya, kalau mempelai pria dari Desa/Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon," ujar Dodo Widodo saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Jumat (20/5/2022).

Kepala Dusun (Kadus) 3 Desa Tegalgubug Lor, AH Faisal, mengatakan, usia mempelai wanita saat menikah ialah 19 tahun lebih dua bulan sehingga memenuhi batasan usia minimal.

Namun, ia mengakui sempat mendampingi utusan H Sondani yang mengurus dokumen pernikahan ke Kantor Kecamatan Arjawinangun untuk meminta surat dispensasi.

Sebab, menurut dia, berdasarkan aturan yang berlaku pengurusan pernikahan yang mendekati hari H harus melampirkan dispensasi dari kecamatan setempat.

"Alasannya, mereka ingin melaksanakan ibadah umrah setelah menikah sehingga penerbitan buku nikahnya cepat," kata AH Faisal saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Jumat (20/5/2022).

Ilustrasi Pernikahan (Shutterstock)

Ia mengatakan, jika usia mempelai pria maupun wanita belum mencapai 19 tahun maka harus melampirkan dispensasi dari pengadilan agama.

Namun, dalam pernikahan H Sondani mempelai wanitanya telah berusia lebih dari 19 tahun sehingga hanya dispensasi dari kecamatan, karena pengurusanya mendekati hari H.

Pihaknya juga mengakui utusan H Sondani datang ke Balai Desa Tegalgubug Lor, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (13/5/2022).

Sementara pernikahannya dilaksanakan pada Rabu (18/5/2022) di musala di samping kediaman mempelai wanita yang berada di Desa Tegalgubug Lor.

Selain itu, pihaknya hanya melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat untuk memberikan dokumen persyaratan pernikahan yang dibutuhkan untuk diserahkan ke KUA.

"Persyaratan yang diberikan juga sudah lengkap, sehingga kami yang bertugas di desa juga hanya melayani sebaik mungkin," ujar AH Faisal.

Ia menyampaikan, berdasarkan surat keterangan dari Desa/Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, sebelum menikahi Eva, H Sondani juga berstatus cerai mati.

Karenanya, menurut dia, secara prinsip pernikahan tersebut tidak ada masalah dan telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

×
Berita Terbaru Update