Anak Biasa Ribut Tiba-tiba Tak Bersuara, Sang Ibu Dibikin Jantungan dengan Penampakannya

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Anak Biasa Ribut Tiba-tiba Tak Bersuara, Sang Ibu Dibikin Jantungan dengan Penampakannya

Saturday, July 2, 2022 | July 02, 2022 WIB Last Updated 2022-07-03T04:39:56Z

 


 Anak-anak memang dikenal memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Tak heran banyak anak-anak yang mencoba hal-hal tak biasa.



Seperti seorang anak yang videonya viral di media sosial, salah satunya juga diunggah oleh akun Instagram @terang_media.

Pada video tersebut, sang ibu mencari anak laki-lakinya.


Pasalnya anak tersebut biasanya banyak bicara dan aktif, namun tiba-tiba diam dan tak bersuasa.


"Hati-hati kalau anak biasa ribut berubah jadi senyap," tulisan dalam video.


Sang ibu mencari anaknya di mana di sebuah ruang sudah terlihat pakaian berserakan.


Namun kemudian dia dibuat kaget dengan sang anak yang duduk di belakang pintu kulkas terbuka.

Anak bermain kecap (Instagram/terang_media)
Anak bermain kecap (Instagram/@terang_media)

Anak tersebut bukan hanya duduk, dia sudah menumpahkan satu botol kecap dan susu cokelat ke lantai.


Anak tersbeut juga membalurkan kecap yang berceceran ke kakinya.


"Mami lipet kain, diem aja pas mami lihat ternyata sudah lakukan ini," ujar sang ibu.


Saat berita ini dibuat, video tersebut terlah ditonton ratsan kali dan bisa disaksikan di sini.

Tips Memberi Hukuman Anak Tanpa Menyakiti

Tingkah anak-anak bisa membuat orangtua kesal hingga marah. Jika sudah begitu, orangtua mungkin akan memberikan hukuman kepada anak untuk menunjukkan sikap tegas.


Meski bagian dari mendidik anak, sikap tegas orangtua juga harus dilakukan pada waktu dan tempat yang tepat. Itu sangat penting dilakukan agar bisa menghargai perasaan anak.


Berikut tips mendidik anak atas kesalahannya tanpa menyakiti perasaan, antara lain:

1. Jangan menghukum saat masih emosi

2. Berikan hukuman sesuai dengan kesalahan yang dibuat

3. Ketika anak melakukan kesalahan, tempatkan anak pada sebuah kursi di suatu sudut rumah untuk perenungan.

4. Beri hukuman sekaligus pujian

5. Hukum dengan ekpresif menggunakan gambar atay story telling.

×
Berita Terbaru Update